in

3 Bisnis yang Banyak Diminati Saat Pandemi

Hari ini sudah lebih dari 100 hari sejak ditemukan kasus virus corona COVID-19 di Indonesia, yang juga sudah dinyatakan sebagai pandemi dunia. Selama masa karantina mandiri (lockdown) banyak bisnis yang mau tidak mau harus berevolusi.

Jalur digital menjadi pilihan yang paling banyak diminati karena relatif mudah untuk menjangkau calon pengguna tanpa harus bertatap muka. Namun, sayangnya tidak semua usaha bisa berjalan mulus selama transisi, ada yang gagal ada pula yang memutuskan untuk gulung tikar agar bisa berubah halauan.

Berikut ini merupakan tiga lini bisnis yang masih bisa tetap berkembang, meski pandemi COVID-19 kian hari semakin menimbulkan asumsi yang tidak pasti. Penasaran ada bisnis apa saja? Yuk, Langsung saja mari kita simak pembahasan selengkapnya.

3 Bisnis yang Banyak Diminati Saat Pandemi

1.Bisnis Food Delivery

Satu hal yang pasti dari pandemi yang sedang terjadi saat ini, orang-orang tentu tidak berhenti untuk mencari kebutuhan sehari-hari. Layanan di rumah makan atau restoran memang banyak yang berhenti, tapi hal ini justru membuka peluang baru bagi bisnis food delivery untuk bersinar.

Menjalankan food delivery juga tidak memerlukan modal besar. Anda bisa memulai usaha dari lingkungan kompleks perumahan, kemudian jika dirasa mampu mendatangkan keuntungan baru melakukan ekspansi ke area delivery yang lebih luas. Misalnya, melayani pemesanan dalam radius satu kecamatan.

 

2. Bisnis Jasa Digital

Menjual jasa digital memang sudah menjadi rutinitas umum yang dilakukan para pegiat kreatif. Tidak hanya selama masa pandemi, melainkan bisnis ini sudah ada sejak lama.

Jika tertarik, Anda bisa menjual jasa mulai dari yang simpel hingga yang membutuhkan keahlian tinggi. Salah satu contohnya seperti jasa mengelola konten sosial media, jasa menulis artikel, jasa desain logo, jasa pembuatan website, dan lain sebagainya.

3. Bisnis Masker Kain

Masker banyak dibutuhkan selama pandemi karena dipercaya mampu meminimalisir resiko penyebaran virus corona. Seiring waktu berjalan, stock masker medis di pasaran pun mulai menipis sehingga pemerintah berdasarkan anjuran WHO menyarankan untuk menggunakan masker kain yang lebih tahan lama serta bisa diprouksi oleh banyak orang.

Anda boleh saja menangkap peluang ini sebagai bisnis, karena nantinya juga turut membantu menjaga stok ketersediaan masker kain yang banyak dicari. Namun, Anda harus memperhatikan soal penetapan harga jual. Jangan mengambil untung terlalu banyak, serta tetap gunakan bahan dari kualitas terbaik agar mampu berungsi semestinya.

 

4. Bisnis Sepeda

Aktivitas bersepeda baru belakangan ini hype di masyarakat. Fenomena ini sebenarnya cukup menarik untuk dicermati karena secara tiba-tiba minat masyarakat untuk berolah raga menjadi tinggi. Nah, jika Anda memiliki modal yang cukup untuk memulai usaha ini maka saat ini merupakan momen yang tepat untuk menekuni bisnis sepeda.

 

Itulah berbagai contoh bisnis yang masih tetap bisa berkembang meski sampai saat ini belum ada kejelasan kapan berakhirnya pandemi. Bagaimana menurut Anda? Apakah ada ide bisnis lain yang ingin ditambahkan ke dalam artikel ini?

Semoga bermanfaat.

What do you think?

Written by admin

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0